Pages

Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

Review After D-100


Judul : After D-100
Penulis : Park Mi Youn
Penerbit : Haru
Harga : Rp63000
WANITA
Aku mencintai laki laki itu dan menikahinya. Akan tetapi setelah hari itu, Aku memutuskan untuk bercerai dengannya
PRIA
Sampai sebelum hari itu, Aku tidak mencintai istriku. Akan tetapi setelah hari itu, Aku mulai mencintai istriku
Wanita yang jatuh cinta dan lelaki yang tidak jatuh cinta. Akan tetapi setelah hari itu, perasaan keduanya berubah drastis. D-100,
Apa yang terjadi kepada keduanya setelah hari itu? 

Review The Maze Runner


Judul : The Maze Runner
Penulis : James Dashner
Penerbit : Mizan Fantasi
Tebal halaman : 524

Setiap hari mereka harus berlari. Menyusuri lorong maze yang berkelok-kelok di luar dinding glade, tempat mereka tinggal, hingga senja tiba. Dan, ketika kegelapan turun, para pelari harus sudah ada di dalam glade. Ya, pada saat itulah griever, monster buas dan ganas, tak segan menerkam siapa saja yang masih berkeliaran di dalam maze.

Mereka bukan sekadar berlari. Itu cara mereka bertahan hidup. Dengan berlari mereka berharap menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk itu. Keluar untuk kembali pulang menjumpai keluarga mereka. Namun, lintasan maze selalu berubah-ubah dari hari ke hari. Rasanya, mustahil bisa keluar dari tempat itu.
 Suatu hari pintu batu pelindung mereka tak lagi turun menutup. Griever-griever itu bisa menyeruduk masuk kapan saja. Setiap hari, satu anak dibawa pergi dan lenyap. Satu-satunya jalan adalah bergegas keluar dari tempat itu. Namun, mereka harus melewati maze yang membingungkan dengan sejumlah monster mengerikan di sana. Beranikah para pelari lari keluar dengan nyawa sebagai taruhannnya? Atau, akankah justru lebih baik tetap berada di dalam menanti pencabut nyawa sambil berharap mukjizat datang tiba-tiba?

Review Crash Into You


Judul : Crash Into You
Penerbit : GPU
Penulis : AliaZalea

Hanya ada satu orang yang paling dibenci Nadia di dunia ini, seorang anak laki-laki bernama Kafka. Cowok jail itu tidak bisa berhenti mengisenginya setiap hari, enam hari dalam seminggu, selama hampir dua tahun. Terakhir kali Nadia bertemu dengannya adalah sekitar dua puluh tahun yang lalu ketika mereka sama-sama masih mengenakan seragam putih-merah. Semenjak itu Nadia berjanji untuk tidak akan pernah lagi sudi bertatap muka dengannya. 
Tetapi ketika suatu pagi, di usia dewasanya, Nadia terbangun dengan hanya mengenakan pakaian dalam di kamar hotel Kafka, dia harus mengevaluasi ulang pendapatnya tentang laki-laki satu ini. Kafka bukan saja kelihatan superhot, tetapi Nadia secuil pun tak pernah membayangkan bagaimana cowok iseng dan jail itu kini bisa menjadi dokter jantung ternama yang menangani ayahnya


So sweeeeeeettttttt ! 

Lama nggak baca novel yang bisa bikin senyum-senyum sendiri :3 

Review Lovhobia


Judul : Lovhobia
Penulis : Elsa Puspita
Penerbit : Bentang Belia

Aku benar-benar nggak ngerti ada orang yang menolak kenyataan. Fakta kalau memang sedang dilanda cinta. Sebegitu takutnya jatuh cinta? Atau mungkin aku yang ge-er, ya? Tapi, aku yakin kok, Gefan, cowok kaku-dingin-serem itu sebenarnya juga ada rasa sama aku.
Jadi muncul banyak pertanyaan di benakku. Mungkin masa lalunya yang kelam membuatnya selalu menolak hangatnya persahabatan, menghindari perasaan yang muncul setelah itu? Cinta mungkin? Eh, lama-lama aku ngelantur.
Jadi, aku harus gimana, nih? Tetap memperjuangkan dia? Atau menunggunya tanpa kepastian? Lagi dan lagi, pertanyaan tanpa jawaban

Review Infinitely Yours by Orizuka

Judul : Infinitely Yours
Penulis : Orizuka 
Penerbit : Gagas Media 
Cetakan : delapan, 2012 

Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan. Tapi, bagaimana caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya? Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya? 

Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan. Sekeras apapun usaha kita berdua, saling menjauhkan diri-dan menjauhkan hati- pada akhirnya akan bertemu kembali. 

Kau tak percaya takdir, aku pun tidak. Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya... 

Kau, aku dan perjalanan ini. 

Review Mocking Jay



Judul : Mocking Jay (The Hunger Games #3)
Penulis : Suzanne Collins
Penerbit Indonesia : Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah : Hetih Rusli

Katniss Everdeen selamat dari Hunger Games, dua kali. 


Tapi dia belum sepenuhnya aman dari ancaman Capitol meskipun kini ia dalam lindungan Distrik 13.


Pemberontakan makin merajalela di distrik-distrik untuk menjatuhkan Capitol. Kini tak ada seorang pun orang-orang yang dicintai Katniss aman karena Presiden Snow ingin menumpas revolusi dengan menghancurkan Mockingjay… bagaimanapun caranya.

Menyedihkan mungkin terdengar lebih ekstrim dari hanya satu kata sedih saja. Mocking Jay adalah anti klimaks dari serial the Hunger Games. Seperti biasa, novel ketiga penuh kejutan. Banyak korban tak diduga meninggal, begitu banyak penyiksaan secara psikologis bagi Katniss. Dan mungkin jika saya menjadi dirinya, saya tidak akan pernah mampu untuk bertahan hidup dengan bayangan-bayangan kematian orang yang dicintai. 

Review Catching Fire


 Judul: Catching Fire (The Hunger Games #2) 
Penulis : Suzanne Collins 
Penerbit Indonesia: Gramedia Pustaka Utama 
Penerjemah: Hetih Rusli


Api pemberontakan sudah tersulut. Dan Capitol ingin membalas dendam. 

Katniss Everdeen berhasil keluar sebagai pemenang Hunger Games bersama Peeta Mellark. Tapi kemenangan itu menyulut kemarahan Capitol. Kemenangan Katniss ternyata membangkitkan semangat pemberontakan di beberapa distrik untuk menentang kekuasaan Presiden Snow yang kejam. 

Presiden Snow mengancam Katniss untuk meredakan kegelisahan penduduk distrik dalam Tur Kemenangan-nya. Satu-satunya cara untuk meredakan kegelisahan penduduk adalah membuktikan bahwa dia dan Peeta saling mencintai tanpa ada keraguan sedikit pun. Jika gagal, keluarga dan semua orang yang disayangi Katniss menjadi taruhannya. 

Licik, berani dan cerdas. 

Itulah komentar yang saya berikan pada novel kedua ini. Kalau di Hunger Games saya ngasih 4 dari 5 bintang, Catching Fire jelas saya beri 5 dari 5 bintang, kalau bisa saya kasih 6 sebagai tanda bahwa novel ini bener-bener outstanding. Suzanne Collins benar-benar mengeluarkan seluruh ide dan pikirannya dengan mencoba mencari koneksi antara satu permasalahan dengan yang lain. Banyak pertanyaan saya di serial satu terjawab disini. Catching Fire lebih kejam, terstruktur dan lebih banyak korban tewas. Kalau di hunger games kita disuguhkan cerita yang memang jelas akan terjadi kematian, paling tidak duapuluhtiga orang tewas. Catching Fire memberikan cerita-cerita korban lebih intens dan tidak bisa diduga. 

Review The Hunger Games




Judul: The Hunger Games (The Hunger Games #1) 
Penulis : Suzanne Collins 
Penerbit Indonesia: Gramedia Pustaka Utama 
Penerjemah: Hetih Rusli

Dua puluh empat peserta. 
Hanya satu pemenang yang selamat. 


Amerika Utara musnah sudah. Kini di bekasnya berdiri negara Panem, dengan Capitol sebagai pusat kota yang dikelilingi dua belas distrik. Katniss, gadis 16 tahun, tinggal bersama adik perempuan dan ibunya di wilayah termiskin di Distrik 12. 

Karena pemberontakan di masa lalu terhadap Capitol, setiap tahun masing-masing distrik harus mengirim seorang anak perempuan dan anak lelaki untuk bertarung dan ditayangkan secara langsung di acara televisi The Hunger Games. Hanya ada satu pemenang setiap tahun. Tujuannya adalah: membunuh atau dibunuh. 

Book of the Year 2012

Nggak sengaja kepencet blog tetangga sebelah hehehe. Pengen bikin Book of the Year 2012 versiku juga. Book of the Year disini cuma buku-buku yang selama setahun kemarin aku baca dan bagus *pake banget daripada buku-buku lain yang  kubaca di tahun itu. Here they are ...

5. Fleur

Cover Fleur ini sebenernya nangkring cukup lama di halaman blogku. Fleur adalah novel fantasi karangan Fenny Wong berkisah mengenai dua pasang adik kakak yang saling mencinta. Kisah yang disuguhkan berlatar kerajaan. Cerita George Arckerley dan Florence Arckerley  juga dibumbui intrik permusuhan. Mengapa Fleur berkesan? Karena sekali kau membaca, maka kau tidak bisa berhenti. Fleur menyuguhkan fiksi fantasi yang ringan tetapi tidak murahan. Terbukti, temenku pinjem novel ini sehari kemudian dibalikin dan nagih novel Fenny yang lain. Selain Fleur, ada juga Lapiz Lazuli yang tahun lalu kubaca, karangan Fenny juga. Tapi sayang, ceritanya tidak sesuai dengan apa yang aku ekspektasikan dari bukunya. Tapi untuk Fleur, dua jempol !

Resensi Novel : Negeri Para Bedebah

Judul          : Negeri Para Bedebah
Genre        : Ekonomi Politik
Penerbit    : Gramedia Pustaka Utama
Halaman   : 433halaman
Harga       : Rp60.000

Fiksi mendekati nyata!

Itulah komentar yang akan saya layangkan pada karya Tereliye satu ini. Memiliki background seorang akuntan, dia pandai memainkan intrik-intrik perusahaan yang ia ketahui dan menghasilkan sebuah karya yang luar biasa-yang saya yakini hanya bisa dihasilkan oleh sarjana ekonomi.-

Resensi Novel : Tango - Goo Hye Sun

Judul : Tango 
Penulis : Goo Hye Sun 
Penerbit : PT. Ufuk Publishing House 
Tebal : 308 halaman 
Harga : 54.900 
Genre : Life, Romance 
Cetakan : I Juli 2012

Seperti apa rasanya ditinggal orang yang kita cintai? 

Bagaimana kita bisa menikmati kekosongan yang datang begitu saja tanpa diminta? 
 

Yun, seorang penerjemah novel Korea baru saja ditinggal pergi kekasihnya Jong Woon. Bukan, lebih tepatnya Yun yang meninggalkan Jong Woon. Yun tidak bisa mengerti kekosongan apa yang muncul dalam hati Jong Woon sehingga Jong Woon sebegitu depresinya. Mereka tidak pernah saling mengerti. Mereka terlalu berbeda untuk disatukan. Tak ada yang mampu memahami, baik itu Yun ataupun Jong Woon. Yun tidak bisa mengerti Jong Woon yang menjadikan kopi espresso, rokok dan alkohol menjadi kenyataan hidupnya. Yun berpikir keras. Semakin berusaha memahami, semakin ia tidak mengerti. Begitu pula Jong Woon, Ia tak mengerti bagaimana cokelat panas bisa menjadi kenyataan bagi seorang Yun. Baginya, tak ada yang bisa hidup dengan espresso, rokok dan alkohol. Itu kenyataan yang harus dihadapi semua orang, pikirnya. 

Resensi Pilihan : Sunshine Becomes You - Ilana Tan

Judul: Sunshine Becomes You
Penulis: Ilana Tan
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: Januari 2012
Tebal: 432 halaman
Harga: Rp. 65.000,-

Pernahkah anda berpikir untuk mengakhiri hidup?

Pernahkah anda berpikir untuk enyah saja dari rutinitas menyakitkan yang tidak ingin anda rasakan setiap hari?

Setelah menggebrak dunia baca dengan tetralogi 4 musim, Ilana Tan dengan bangga mempersembahkan karyanya berjudul Sunshine Becomes You. Ilana Tan mengajak pembaca untuk menyelami rutinitas sehari-hari Mia Clark, seorang gadis adopsi yang tinggal di New York. Dalam kehidupan kita, sering ditemui jutaan kesempatan emas untuk berkembang dan tumbuh lebih hebat. Faktanya, banyak kesempatan itu terbuang percuma hanya karena hal sepele yang tidak pernah kita bayangkan. Inilah yang berusaha disampaikan Ilana Tan dalam novelnya. Seorang Mia Clark - gadis berwajah manis, berbakat, dan memiliki background keluarga yang cukup baik-ternyata tidak bisa mewujudkan impiannya. Menjadi salah satu lulusan terbaik Juilliard, institut seni terbaik di Amerika, tidak membuatnya bisa melakukan apapun sesuka hatinya. Ia hanya ingin menari layaknya seorang penari hebat kontemporer yang membius ribuan mata penonton di atas panggung. Keinginannya tidak banyak, hanya sesederhana itu. Tetapi takdir berkata lain.

Resensi Novel : So, I Married the Anti-fan


Judul : So, I Married the Anti-fan
Penulis : Kim Eun Jeong
Genre : Romance (not sure)
Halaman : 543 halaman
Harga : Rp60.000
Penerbit : Haru
Cetakan : April 2012

Novel ini merupakan novel bestseller di Korea, karangan Kim Eun Jeong yang juga menulis My Boyfriend’s Wedding Dress. Bercerita mengenai Geun Yong yang dipecat dari perusahaannya sebagai wartawan. Ia menumpahkan segala amarahnya pada aktor terkenal bernama Hu Joon. Saat malam peresmian klub Benny yang didirikan JJ-sahabat Hu Joon, Geun Yong tidak sengaja muntah di atas sepatu kets Hu Joon. Kejadian terulang lagi ketika di parkiran dekat mobil kesayangan Hu Joon, sialnya Hu Joon dan managernya melihat kejadian itu. Alhasil keesokan harinya, Geun Yong dipanggil ke kantor atasannya dan dipecat saat itu juga. Sebenarnya ini bukan sepenuhnya kesalahan Hu Joon. Sebenarnya, Geun Yong selama ini telah menyiakan-nyiakan kesempatan yang diberikan perusahaannya dengan bekerja asal-asalan. Namun karena amarah yang sudah tak terkendali, ia menumpahkan segala kekesalannya pada Hu Joon. Saat itulah, Geun Yong mulai membalas dendam.

Resensi Novel : My Boyfriend's Wedding Dress

Judul : My Boyfriend’s Wedding Dress
 Penulis : Kim Eun Jeong
Genre : Romance
Halaman : 444 Halaman
Penerbit : Haru
Harga : Rp65.000
Cetakan pertama : Juli 2012

 Setelah mengeluarkan karya spektakuler So, I Married The Antifan, Kim Eun Jeong kembali mengeluarkan karya spektakuler lain dari tangan ajaibnya. Inilah dia My Boyfriend’s Wedding Dress. Novel ini berkisah tentang seorang wanita berusia duapuluh delapan tahun bernama Han Se Kyoung yang kabur di hari pernikahannya. Hyo In, calon suaminya sangat terpukul dengan kenyataan bahwa ia ditinggal mempelai wanitanya sendiri di depan altar.

Resensi Buku : Seoulvivor, Jalan- jalan ke Korea ala K-Popers

Judul buku   : Seoulvivor
Genre         : Travelling
Penulis        : Lia Indra Andriana &Tatz 
Cetakan      : Pertama, November 2011 
Harga         : Rp51000
Penerbit      : Penerbit Haru
Jumlah hlm  : 211+ Peta Korea + Kupon diskon pertunjukan + Halaman Author 

Setelah meggebrak dunia baca Indonesia dengan novel “Oppa & I”, penerbit haru meluncurkan sebuah buku travelling berjudul Seoulvivor. Seoulvivor bercerita tentang dua orang wanita asal Indonesia yang mencoba melakukan perjalanan ke negeri gingseng. Dimulai dari pembuatan visa dan segala kesulitan yang ditemui di kantor imigrasi Indonesia sampai hari-hari yang mereka jalani di sana, semua dibahas tuntas dalam buku ini. 

Buku ini membahas detail tempat-tempat di Korea, tidak hanya tempat hiburan lho tetapi juga ada wisata sejarahnya, mulai dari HTM, Rute yang ditempuh melalui subway, sampai jam buka dan tutup. Buku ini dibagi menjadi beberapa bab/bagian, ada General information (berisi kilasan informasi tentang Korea, seperti akomodasi, transportasi, makanan, T-Money/Korean pass dll), The Story (Berisi cerita perjalanan penulis mulai dari pencarian apartemen sampai menghabiskan hari-hari di Korea sana), Hallyu Wave Journey (berisi kunjungan ke beberapa k-pop spot seperti label entertainment Korea, Official Shop, Lokasi syuting drama dll) dan yang terakhir adalah Itinerary, Budgeting dan Random Facts (Berisi perkiraan biaya tinggal di Korea, fakta-fakta tentang Korea). 

Buku ini bisa dijadikan panduan bagi temen-temen yang memang mau mengadakan perjalanan ke Korea atau punya rencana ke sana. Di dalamnya terdapat panduan rute subway atau kereta yang cukup jelas bagi para backpackers, beserta harga tentunya. Contoh tempat yang dikunjungi penulis adalah Suwon Hwaseong Fortress (Benteng Hwaseong), Sejong Iyagi (Museum Raja Sejong : pencipta huruf Hangeul), Cheongwadae atau Blue House (Istana kepresidenan Korea Selatan) dll. Selain wisata sejarah tentu ada juga wisata hiburan seperti ke Hongdae (salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Korea), Lotte World (taman hiburan), bahkan sampai berkunjung ke label enterntainment ternama di Korea seperti SM. Entertainment (Super Junior, Shinee, SNSD, Boa dll), JYP Ent (2PM, 2AM Miss A) dan YG Ent (Big Bang,2NE1). 

Banyak hal dibahas di buku ini, deskripsi di atas bahkan bisa dibilang masih kurang dari 10% dari apa yang ada di buku. Meski buku ini tidak terlihat tebal, isinya cukup mengakomodasi keingintahuan pembaca mengenai bagaimana keadaan Korea itu sendiri. Sayangnya buku ini hanya membahas permukaan Korea saja, belum sampai menggali lebih dalam tentang negeri gingseng itu sendiri. Tentu hal ini sesuai kapasitas mereka sebagai fangirl yang memang berniat memuaskan keinginan mereka sendiri, jadi bisa dibilang sesuailah :). Buku ini highly recommended buat temen-temen yang pengen, berencana, atau mau berangkat ke Korea. Jangan nyesel ya habis beli buku ini, soalnya efek kejiwaannya luar biasa besar lho. Tahu kan maksudnya ? :p

***

Catatan penulis resensi : 
"Awalnya agak ragu beli buku ini, soalnya halamannya cuma 200an. Pikirku buku travelling 200an halaman ditambah berbagai foto di dalamnya bukannya cuma dikit ya isinya? Tapi karena rekomendasi dari orang-orang yang katanya bagus banget, yasudahlah belilah diriku buku itu. Ini pertama kali aku baca buku travelling plus ke Korea pula, otomatis excited banget. Dan baru 50 halaman kubaca ternyata betul, bukunya bagus. Ada perincian rute perjalanan untuk tiap tempat, cuma mungkin pendeskripsian setiap tempat masih kurang. Tapi cukup okelah buat ngilangin rasa penasaran Korea itu kayak apa. Overall, nggak nyesel beli buku ini. Dan sepertinya nggak cuma k-popers yang bakal excited baca buku ini, tapi general bakal suka sama buku ini asal mau mulai ngebaca aja, karena dipikir-pikir bukunya cukup netral kok. Jadi rekomendasi bisa buat siapa aja dan latar belakang apapun cmiiw" 

Author : 
Noviati Wani Wibawati
 

Copyright © Thipposite. Template created by Volverene from Templates Block
WP by Simply WP | Solitaire Online